Andesit, Karya dari Alam
- Muslim jaya Andesit

- 4 Agu 2020
- 3 menit membaca
Andesit, sering kita jumpai batuan ini dalam keseharian kita, mulai dari bahan bangunan rumah tinggal, hingga sampai dijadikan nisan bagi beberapa kalangan masyarakat di Indonesia.
Secara historis, masyarakat Indonesia sudah sangat mengenal sekali dengan batu andesit. Batu andesit menjadi bukti peradaban agama hindu di Indonesia, bangunan seperti candi, dan bangunan megalitikum lainnya sering kali berbahan dasar batu andesit.
Pemakaian batu alam terutama batu andesit memberi kesan alami, tampilannya dekoratif, dan tahan lama menjadi alasan mengapa batu ini sering digunakan sebagai bahan bangunan.

Apa itu Andesit?
Secara geografis, Indonesia terletak diantara Ring of Fire (Cincin Api) yang menyebabkan Indonesia memiliki banyak gunung berapi aktif. Gunung berapi ini terbentuk dalam zona subduksi lempeng Indo ā Australia, lempeng Eurasia, dan lempeng Pasifik.
Banyaknya aktifitas seismik ini membuat Indonesia terancam oleh bencana gempa dan gunung berapi yang kemunculannya tidak bisa diprediksi, dan apabila tidak ditanggulangi dengan baik akan menimbulkan kerugian yang besar.
Di sisi lain, keberadaan aktifitas seismik terutama gunung berapi memberi banyak manfaat, seperti suburnya pertanian di wilayah sekitar gunung, dan melimpahnya hasil mineral yang disebabkan oleh letusan gunung berapi, salah satunya batu andesit.
Tahun 1835, Christian Leopold von Buch seorang geologis berkebangsaan Jerman menamakan batuan ini andesit, dengan alasan banyak tersebarnya batuan ini disepanjang pegunungan Andes, Amerika Selatan.
Batu andesit adalah jenis batuan beku vulkanik. Batu andesit biasa ditemukan di wilayah yang berada di lempeng benua dan diatas zona subduksi, seperti zona subduksi Amerika Tengah, Amerika Selatan, Mexico, Jepang dan Indonesia.
Andesit ditemukan dalam aliran lava yang dihasilkan gunung berapi, lava ā lava tersebut membeku dengan cepat dipermukaan sehingga membentuk kristal ā kristal halus (fine-grained). Batu andesit dapat dibagi dua jenis berdasarkan tempat terbentuknya.
Batuan andesit pertama terbentuk dengan cara membeku didalam tanah, sedangkan batuan andesit yang kedua terbentuk dengan cara membeku diperkmukaan atau biasa disebut lava.
Batu andesit menjadi batuan utama di 442 gunung berapi dari 721 gunung berapi di dunia menurut Katsui (1971) dalam bukunya berjudul List of World Active Volcanoes.
Kegunaan Batu Alam dan Batu Andesit
Sebagai bahan bangunan yang terkenal karena durabilitas dan tahan lama ini, batuan andesit bisa menjadi pilihan bagi kita untuk mendekorasi tampilan luar rumah atau tampilan dalam rumah baik dengan gaya tradisional, minimalis ataupun modern.
Selain karena kualitasnya yang baik, alasan lain batu andesit banyak dimanfaatkan sebagai bahan bangunan karena proses pemasangannya yang mudah. Berikut merupakan penggunaan batu andesit di berbagai ruangan:
Material Lantai

Andesit memberi kesan klasik dan elegan ketika diaplikasikan pada lantai sebuah bangunan baik interior ataupun eksterior. Seperti halnya Jl. Braga Kota Bandung yang dikelilingi bangunan peninggalan kolonial, pemakaian andesit sepanjang jalan ini menambah kesan klasik dan membawa pengguna, pengunjung jalan ini seperti bernostalgia ke masa lalu.
Material Dinding

Batu alam andesit merupakan batu paling konvensional dan banyak dikenal orang. Karena karakternya yang tahan terhadap cuaca dan jamur, sangat cocok untuk dinding interior rumah ataupun eksterior rumah.
Andesit memiliki warna alami berwarna abu gelap yang memberi kesan sejuk, tenang, dan santai ketika dipakai pada dinding di dalam ruangan. Warnanya sangat cocok dengan desain rumah modern minimalis karena warnanya yang netral mudah dipadukan dengan warna yang lain sesuai keinginan.
Batu alam di Indonesia mudah dijumpai dan didapatkan. Kemudahan tersebut menjadikan banyak desainer atau arsitek menyarankan pemakaian batu alam ini untuk menjadi salah satu bahan bangunan yang sering digunakan. Batu alam yang memberikan kesan alami, sejuk, dan tahan lama ini dapat menjadi alternatif bagi anda dalam merancang bahan apa saja yang dibutuhkan untuk rumah anda!
Bibliography
Gill, J. B., 1981, Orogenic Andesites and Plate Tectonics. New York: Springer-Verlag.
https://geology.com/rocks/andesite.shtml



Komentar